SMK Negeri 9 Semarang sukses menyelenggarakan Gelar Karya dan Dies Natalis (GKDN) bertajuk Skaphoria Arsawarsa 2026. Acara besar ini merupakan bentuk nyata dari implementasi Kurikulum Merdeka yang berfokus pada penguatan karakter profil pelajar pancasila. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah apresiasi atas hasil belajar berbasis proyek (Project-Based Learning). Seluruh warga sekolah terlibat aktif dalam menyukseskan agenda tahunan kebanggaan ini. Lapangan utama sekolah disulap menjadi area panggung pertunjukan yang sangat representatif. Suasana sekolah terlihat sangat semarak dengan berbagai dekorasi yang tertata rapi. Acara ini dihadiri oleh jajaran manajemen sekolah, guru, karyawan, serta seluruh siswa kelas sepuluh hingga kelas dua belas. Pihak sekolah memfasilitasi penuh seluruh kebutuhan teknis pertunjukan demi kenyamanan bersama. Proses persiapan seluruh penampilan telah dilakukan sejak beberapa bulan sebelum pelaksanaan acara. Guru pembimbing bertindak sebagai fasilitator yang mengarahkan alur konsep pementasan para siswa. Kerja sama tim menjadi kunci utama dalam mewujudkan konsep acara yang megah ini. Penilaian hasil karya dilakukan secara objektif oleh tim juri eksternal dan internal. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengasah keterampilan non-teknis seperti kepemimpinan dan manajemen waktu. Potensi non-akademik siswa berkembang dengan sangat pesat melalui ruang apresiasi seni ini. Lingkungan sekolah dipenuhi oleh energi positif dan semangat kompetisi yang sehat antarkelas. Seluruh rangkaian acara dirancang secara sistematis agar dapat berjalan dengan efektif. Antusiasme penonton yang hadir memberikan suntikan semangat luar biasa bagi para penampil. Setiap detail pelaksanaan dipantau secara berkala demi kelancaran agenda besar tersebut.
Hari pertama pelaksanaan difokuskan pada pementasan drama berbasis proyek pembelajaran oleh setiap kelas sepuluh. Penampilan drama ini mengangkat berbagai tema edukatif, sosial, dan kebudayaan lokal daerah. Siswa secara mandiri menyusun naskah, mengatur koreografi, hingga menyiapkan properti panggung pementasan. Kreativitas tanpa batas ditunjukkan melalui penataan kostum yang menarik dan ekspresi peran yang kuat. Setiap kelas berusaha menampilkan performa terbaik mereka demi meraih poin penilaian tertinggi. Kemampuan komunikasi publik dan rasa percaya diri siswa terasah dengan sangat baik di atas panggung. Alur cerita drama yang disajikan berhasil menyampaikan pesan moral mendalam kepada penonton. Penonton memberikan apresiasi berupa tepuk tangan yang riuh pada setiap akhir sesi pementasan. Selain pertunjukan panggung, kegiatan pameran stan kreatif juga resmi dibuka pada hari pertama ini. Pameran stan dirancang untuk berlangsung selama dua hari penuh guna memeriahkan suasana festival. Stan-stan tersebut menampilkan berbagai produk unggulan hasil karya inovatif siswa dari setiap jurusan. Pengunjung dapat melihat langsung kreasi kuliner, hasta karya, hingga demonstrasi teknologi digital. Aktivitas ekonomi kreatif berjalan aktif melalui transaksi jual beli di area stan pameran. Siswa belajar mempraktikkan strategi pemasaran secara langsung kepada konsumen di lingkungan sekolah. Pengelolaan keuangan hasil penjualan dicatat secara rapi sebagai bagian dari pembelajaran kewirausahaan. Evaluasi hari pertama menunjukkan tingkat partisipasi yang sangat tinggi dari seluruh warga sekolah. Penataan ruang pameran yang strategis membuat alur kunjungan penonton berjalan sangat tertib.
Hari kedua diawali dengan rangkaian upacara seremonial yang berjalan dengan sangat khidmat dan teratur. Acara dibuka dengan sesi pembukaan resmi oleh pembawa acara yang dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama. Seluruh hadirin kemudian berdiri tegak untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama. Gema suara menyanyikan Mars SMK 9 juga turut membakar semangat nasionalisme di lapangan utama. Kepala SMK Negeri 9 Semarang, Bapak Albasori, S.Pd., M.M., memberikan sambutan hangat yang memotivasi siswa. Beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh warga sekolah yang terlibat dalam acara. Selanjutnya, Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Bapak Andang Fitriadi, S.E., M.Si., memberikan sambutan. Beliau memuji konsistensi sekolah dalam mewujudkan wadah kreativitas yang berkualitas bagi generasi muda. Laporan kegiatan juga disampaikan guna memberikan gambaran menyeluruh mengenai proses pelaksanaan Gelar Karya dan Nilai. Puncak seremonial ditandai dengan peresmian acara melalui prosesi pemotongan tumpeng secara simbolis oleh kepala sekolah. Penerbangan burung dara ke angkasa menjadi simbol pelepasan kreativitas dan cita-cita tinggi para siswa. Momentum sakral ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh tamu undangan dan peserta. Suasana pagi hari kedua ini menjadi dasar yang kuat untuk memulai rangkaian hiburan berikutnya. Struktur kepanitiaan yang solid memastikan seluruh tahapan protokoler ini berjalan tanpa hambatan teknis.
Sesi hiburan hari kedua langsung dihentak oleh berbagai penampilan seni tradisional dan modern yang memukau. Seni karawitan tampil mempesona dengan alunan musik gamelan Jawa yang sangat harmonis dan menenangkan jiwa. Tidak ketinggalan, pertunjukan musik kolintang menyajikan aransemen lagu yang dinamis dan menghibur seluruh penonton. Penampilan tari modern atau dance juga turut mengundang decak kagum lewat gerakan yang kompak. Tim tari menunjukkan penguasaan panggung yang luar biasa dengan koreografi yang penuh dengan energi. Organisasi kepramukaan atau ambalan sekolah ikut ambil bagian dengan menampilkan aksi formasi yang sangat disiplin. Mereka menyajikan perpaduan antara ketangkasan fisik dan kekompakan tim yang sangat rapi di lapangan. Di sela-sela pertunjukan, panitia juga menayangkan video promosi dari Universitas Katolik Soegijapranata (Unika) Semarang. Tayangan edukatif tersebut memberikan informasi berharga mengenai pilihan kelanjutan studi bagi para siswa kelas dua belas. Integrasi antara edukasi tingkat lanjut dan hiburan seni dikemas secara apik pada sesi ini. Panggung pertunjukan dikelola dengan sistem pencahayaan dan tata suara yang sangat berkualitas tinggi. Setiap pengisi acara memberikan performa maksimal karena didukung oleh fasilitas panggung yang sangat memadai. Keberagaman seni yang ditampilkan menunjukkan betapa kayanya bakat non-akademik yang dimiliki siswa sekolah ini. Penonton tidak beranjak dari tempat duduk karena terhibur oleh variasi acara yang dinamis. Tim dokumentasi bergerak lincah mengabadikan setiap momen estetik dari penampilan para peserta di panggung.
Kemeriahan panggung semakin memuncak dengan hadirnya beberapa unit penampilan musik band yang sangat menghibur. Skyland Band tampil memukau dengan membawakan lagu-lagu populer yang mengajak penonton bernyanyi bersama di lapangan. Penampilan memikat juga datang dari band guru yang dikenal luas dengan sebutan Band Gamon. Kehadiran para guru di atas panggung menciptakan kedekatan emosional yang luar biasa dengan para siswa. Siswa bersorak gembira melihat talenta bermusik yang ditunjukkan oleh bapak dan ibu guru mereka. Band Gamon sukses mencairkan suasana dengan pembawaan panggung yang interaktif dan penuh dengan keceriaan. Hiburan musik terus mengalir secara estafet melalui pementasan dari grup band jeda yang berbakat. Seluruh rangkaian panggung hiburan ini dapat terlaksana dengan megah berkat dukungan penuh dari berbagai pihak sponsor yang membuktikan kepercayaan pihak luar terhadap reputasi baik sekolah ini. Manajemen sekolah menyampaikan terima kasih atas kontribusi besar sponsor dalam memajukan kreativitas anak muda. Produk-produk layanan dari pihak sponsor juga diperkenalkan secara informatif di sela-sela acara berlangsung. Kehadiran stan sponsor menambah kemeriahan fasilitas pameran yang ada di area lapangan utama sekolah. Atmosfer festival semakin terasa kental dengan adanya kolaborasi harmonis antara sekolah dan dunia industri.
Menjelang sore hari, panggung utama diambil alih oleh penampilan dari bintang tamu yang sangat dinantikan. Grup musik Recoustic tampil sebagai bintang tamu pertama dengan menyajikan petikan instrumen musik akustik syahdu. Lagu-lagu bernuansa melankolis dibawakan dengan aransemen vokal yang sangat rapi dan menyentuh hati penonton. Seluruh siswa larut dalam suasana syahdu sambil melambaikan tangan mengikuti irama lagu akustik tersebut. Setelah penampilan akustik selesai, ketegangan mulai terasa saat memasuki agenda pengumuman pemenang kompetisi festival. Panitia membacakan hasil penilaian juri untuk kategori penampilan proyek drama terbaik dari kelas sepuluh. Sorak-sorai kemenangan bergemuruh dari kelas yang berhasil meraih predikat juara pementasan drama terfavorit. Penghargaan juga diberikan kepada pengelola stan kreatif terbaik yang dinilai dari aspek dekorasi dan penjualan. Pemberian piala dan piagam penghargaan diserahkan langsung oleh kepala sekolah di atas panggung utama. Apresiasi ini diharapkan dapat memicu semangat berinovasi yang lebih tinggi pada masa mendatang. Setelah sesi penyerahan hadiah selesai, acara penutupan resmi pun dilaksanakan oleh seluruh tim pembawa acara. Pihak sekolah mengucapkan rasa syukur yang mendalam atas kesuksesan pelaksanaan acara tanpa kendala berarti. Namun, kemeriahan belum sepenuhnya berakhir karena masih ada satu kejutan besar sebagai penutup festival. Seluruh panitia dan peserta bersiap menyambut sesi akhir yang dirancang untuk melepaskan penat bersama.
Acara Skaphoria Arsawarsa 2026 akhirnya ditutup dengan penampilan pamungkas dari bintang tamu utama, DJ Mentik Wangi. Alunan musik elektronik dengan ritme dinamis langsung membakar semangat seluruh penonton yang memadati lapangan sekolah. Siswa, guru, dan panitia berbaur dalam kegembiraan bersama menikmati dentuman musik modern yang penuh energi. Penampilan DJ Mentik Wangi sukses menjadi klimaks yang menyempurnakan kemeriahan festival budaya dua hari ini. Efek lampu panggung dan kepulan asap dekoratif menambah kemegahan atmosfer penutupan acara sore hari tersebut. Seluruh tekanan dan rasa lelah selama persiapan acara seolah sirna berganti dengan senyuman kepuasan. Kegiatan berakhir dengan tertib saat musik usai dimainkan dan penonton membubarkan diri secara teratur. Tim keamanan sekolah memastikan proses kepulangan seluruh siswa berjalan dengan aman sampai gerbang luar. Evaluasi akhir dari manajemen sekolah menyatakan bahwa seluruh target implementasi pembelajaran proyek tercapai sukses. Hasil dokumentasi video dan foto segera diproses untuk diunggah ke media sosial resmi sekolah. SMK Negeri 9 Semarang kembali membuktikan diri sebagai sekolah pusat keunggulan yang maju kreatif. Agenda besar ini meninggalkan kenangan manis yang tidak akan terlupakan bagi seluruh keluarga besar sekolah. Semangat kebersamaan yang tercipta menjadi modal berharga untuk menyongsong kegiatan edukasi pada tahun mendatang.
