SMK Negeri 9 Semarang menghasilkan sampah sekitar kurang lebih 20  kilogram setiap minggu yang terdiri dari 80% sampah anorganik  dan 20 % sampah organik. Sampah anorganik terdiri dari : kertas, plastik, alat-alat tulis dan kantor. Sampah organic terdiri dari : daun-daunan dan sisa makanan

Sebagian sampah anorganik dikurangi jumlahnya / REDUCE menjadi barang yang mempunyai nilai ekonomi  lebih tinggi, misalnya kerajinan tangan.SMK Negeri 9 Semarang telah melakukan beberapa pengolahan limbah anorganik yang jarang dimanfaatkan/dilirik orang lain untuk diolah menjadi suatu barang yang mempunyai nilai jual. Saat ini kami melakukan pengolahan  limbah sedotan air mineral dijadikan beberapa bentuk barang yang diharapkan dapat mempunyai nilai ekonomi yang lebih tinggi, misalnya: Taplak Meja, Tas, Tutup Galon , dsb. Juga kami melakukan pengolahan  limbah kardus air mineral, untuk dijadikan barang – barang yang diharapkan mempunyai nilai ekonomi yang lebih tinggi. Misalnya dijadikan box-box kemas kado dsb. Kegiatan ini bersamaan dengan kegiatan Belajar Mengajar Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Pokok Bahasan Pemanfatan dan Pengolahan Limbah. Sedangkan kertas – kertas bekas, karton-karton bekas dsb didistribusikan ke pihak  yang dapat memanfaatkan, dilaksanakan oleh Petugas Cleaning Service atau Tukang Kebon SMK Negeri 9 Semarang. Sedangkan  sisanya yang merupakan sampah-sampah campuran (House hold refuse) dibuang di Bak Penampungan Sampah yang kemudian diambil oleh Petugas Pengumpulan sampah yang akan dibuang ke TPA pada akhirnya.

Untuk melihat atau mengunduh file Pengolahan Limbah di SMK Negeri 9 Semarang, silahkan klik link di bawah ini :
Klik Disini
Klik Disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.